Sabtu, 12 Juli 2014

Aksi Heroik Penjaga Gawang di Piala Dunia 2014

Aksi Heroik Penjaga Gawang di Piala Dunia 2014
Tri Indra Purnama
Perhelatan Piala Dunia tahun ini menampilkan banyak kejutan. Salah satunya adalah aksi heroik kiper-kiper dari berbagai negara .Mereka seolah menjadi benteng besar dari ganasnya serangan tim lawan.
Penjaga gawang menjadi sosok kunci di lini pertahanan sebuah tim.
Bukan penyerang, pemain tengah ataupun pemain belakang, melainkan penjaga gawang yang memainkan peran penting bagi sebuah tim dalam mempertahankan kedudukan. Pantas bahwa sebuah penghargaan layak diberikan untuk aksi-aksi heroik mereka.
Dalam Piala Dunia 2014, sosok terakhir yang selalu setia untuk menjaga mistar pun unjuk gigi. Bukan nama-nama besar seperti Gianluigi Buffon, Iker Casillas atau pun Joe Hart, namun, nama-nama yang bagi kebanyakan orang belum mengetahui sebelum ajang PD 2014. Berikut adalah ulasan aksi heroik lima penjaga gawang di Piala Dunia 2014.
1.      Francisco Guillermo Ochoa (Meksiko)
 Description: C:\Users\Ghita\Downloads\ochoa.jpg
Nama yang cukup asing bagi kebanyakan orang ini, muncul dalam diskusi penggemar sepakbola paska penampilan gemilangnya sebagai penjaga gawang tim Meksiko. Mengutip Opta, Ochoa berhasil melakukan 10 aksi penyelamatan sepanjan PD 2014.
Penampilan gemilang pertamanya muncul kala Meksiko menghadapi tim tuan rumah, Brazil. Penampilannya membuat Neymar dkk, gigit jari. Sosok yang selalu menggunakan ikat di kepalanya, berhasil melakukan penyelamatan krusial di bawah mistar gawang Meksiko.
Kiprah penjaga gawang yang berusia 28 tahun tersebut melanjutkan aksinya dalam menghadapi timnas Belanda di babak perdelapan-final Piala Dunia 2014.
Meski akhirnya Meksiko harus mengakui kekalahannya oleh Belanda dengan skor 2-1 yang dicetak melalui titik putih oleh Klaas-Jan Huntelaar dan tendangan keras Sneijder, Ochoa mampu meredam serangan sporadis pasukan oranye untuk memperkecil angka kebobolan tim Meksiko.
2.      Keylor Navas (Kosta Rika)Description: C:\Users\INDRA\Downloads\Keylor Navas.jpg
Laju timnas Kosta Rika hingga perempat-final Piala Dunia 2014 tidak lepas dari penampilan heroik penjaga gawangnya, Keylor Navas.
Berdasarkan data statistik Opta, Navas berhasil melakukan 14 penyelamatan dan membuat dua Clean Sheet untuk Kosta Rika, salah satunya kala pertandingan melawan Italia di babak penyisihan.
Pertemuan antara Kosta Rika melawan Yunani di babak 16 besar PD 2014, Navas berhasil mendapatkan predikat Man of The Match. Penunjukan tersebut tak sembarangan, Ia mampu tampil impresif meski tampak menahan kesakitan hingga laga berakhir.
Warga Kosta Rika patut berterima kasih atas peran sentral Navas. Ia mampu membawa Kosta Rika untuk membuat sejarah baru dalam laju timnya hingga perempat-final Piala Dunia 2014.
3.      Claudio Bravo (Cili)
Description: C:\Users\INDRA\Downloads\Bravo.jpg
Penjaga gawang sekaligus kapten timnas Cili ini mampu menunjukan penampilan yang sangat baik di Piala Dunia 2014. Di bawah komando Bravo, Cili mampu melaju ke perdelapan-final dan mengalahkan Spanyol dengan skor 2-0 tanpa balas di babak penyisihan.
Dalam perhelatan akbar tersebut, berdasarkan data Opta, Bravo mampu mencatatkan 16 kali penyelamatan dan rasio penyelamatannya hingga 80%.
Bravo berperan penting dalam pertandingan melawan Brazil di fase 16 besar. Cili di bawah komandonya, berhasil memaksa tim tuan rumah, Brazil, untuk rela berjuang hinggal adu pinalti.
Perjuangan timnas Cili dipaksa berakhir atas kekalahan dari Brazil. Namun, kekalahan tersebut tidak membuat Cili kecewa. Mereka tetap bangga atas hasil yang telah diperoleh dalam Piala Dunia 2014. Adalah Claudio Bravo orang yang berjasa membuat kepala pemain timnas Cili tegak ke atas ketika tiba di kampung halaman.
4.      Rais M’Bolhi (Aljazair)
Description: C:\Users\INDRA\Downloads\M'Bo;hi.jpg
Banyak orang yang tidak mengenal nama Rais M’Bolhi. Namun, penjaga gawang asal Aljazair ini berhasil menarik perhatian para penikmat sepak bola kala timnas Aljazair berhadapan dengan Jerman di babak 16 besar.
M’Bolhi berhasil melakukan penyelamatan krusial dan memaksa pemain Jerman untuk melakukan babak tambahan. Berdasarkan data Opta, sepanjang Piala Dunia 2014, 20 penyelamatan berhasil dilakukan oleh pria berusia 28 tahun ini.
Walaupun Jerman unggul di atas kertas, kiper berkepala plontos ini membuat Muller dkk, untuk bersusah payah dalam mencuri gol.
Meski kebobolan dua gol di babak perpanjangan, M’Bolhi keluar sebagai Man of The Match dalam laga melawan Jerman di babak 16 besar.
5.      Tim Howard (Amerika Serikat)Description: C:\Users\INDRA\Downloads\Howard.jpg
Penampilan penjaga gawang Everton ini mencuat kala Amerika Serikat berhadapan dengan Belgia di 16 besar Piala Dunia 2014. Bukan kali itu saja, pria dengan jenggot lebat ini berperan penting dalam menjaga gawang dan meredam serangan tim-tim lawan di PD 2014.
Dalam pertandingan melawan Belgia, Howard berhasil mencatatkan 16 penyelamatan krusial dan memecahkan rekor penyelamatan di Piala Dunia. Berdasarkan data yang dirilis Opta, kiper Amerika Serikat ini berhasil melakukan 27 penyelamatan selama PD 2014 berlangsung dan rata-rata penyelamatannya sebesar 81,8%.
Sayang, Amerika Serikat harus angkat kaki dari PD 2014 saat Howard kebobolan dua gol melalui kaki De Bruyne dan Romelo Lukaku. Meski tersingkir, Howard telah melakukan pekerjaan sangat baik dan sulit dilupakan oleh orang banyak serta terukir dalam sejarah sepakbola dunia.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar